Jenis-Jenis Gudang. Yakin Sudah Tepat dalam Memilih Gudang untuk Bisnis Kamu?

Gudang adalah tempat untuk menyimpan stok barang sebelum dilakukan distribusi. Kini, gudang atau warehouse menjadi salah satu kebutuhan terpenting bagi setiap pelaku bisnis. Apalagi, jika usaha yang dijalankan semakin berkembang pesat. Jenis gudang.

Namun, Sobat juga harus tahu bahwa gudang terdiri dari beberapa jenis. Nah, agar tidak salah pilih, yuk simak jenis – jenis gudang melalui artikel berikut ini!

Jenis – jenis gudang berdasarkan kepemilikan

Jenis gudang terbagi kedalam dua kategori yakni berdasarkan kepemilikan dan karakteristik dari penyimpanannya. Inilah jenis gudang berdasarkan kepemilikannya.

  1. Gudang pribadi atau swasta

Sesuai namanya, gudang pribadi ini dimiliki oleh pemasok atau reseller. Contohnya yaitu perusahaan retail yang memiliki beberapa toko. Nah, barang – barang yang diterima dari pemasok akan disimpan pada gudang pribadi untuk didistribusikan ke toko – toko tersebut.

  1. Gudang umum

Gudang umum digunakan untuk menyimpan barang dalam kurun waktu tertentu. Contohnya, perusahaan pasta gigi yang pada suatu waktu memiliki permintaan produk lebih banyak dari biasanya. Nah, produk – produk tersebut dapat disimpan pada gudang umum.

  1. Gudang otomatis

Gudang otomatis merupakan gudang yang beroperasi dengan dilengkapi oleh teknologi canggih (tidak menggunakan tenaga manusia). Contohnya yaitu teknologi conveyor belt untuk mengangkut barang.

  1. Gudang climate – controlled

Gudang climate – controlled (gudang pengaturan suhu) adalah tempat penyimpanan untuk barang yang memerlukan penanganan khusus dalam hal suhu atau kelembaban udara. 

Jenis gudang ini banyak digunakan untuk menyimpan bahan – bahan baku, contohnya seperti perusahaan es krim.

  1. Gudang pusat distribusi

Gudang pusat distribusi merupakan tempat penyimpanan barang – barang dari suatu pabrik secara singkat, untuk selanjutnya didistribusikan ke berbagai pelanggan.

Contohnya, perusahaan manufaktur yang memproduksi berbagai jenis barang dan ingin segera mendistribusikannya ke beberapa pelanggan.

Dalam mempermudah sekaligus menghemat biaya, perusahaan dapat menyimpan barang tersebut di gudang pusat distribusi, karena nantinya barang akan dikumpulkan dan dapat langsung dikirim ke pelanggan dengan lokasi tujuan berbeda.

Jenis – jenis gudang berdasarkan penyimpanan

Jenis Gudang memiliki perbedaan berdasarkan karakteristik penyimpanan atau fungsinya.

  1. Gudang bahan baku

Gudang ini merupakan tempat penyimpanan untuk berbagai bahan baku (mentah) yang baru selesai produksi. Biasanya digunakan oleh perusahaan yang memproduksi besi, plastik, karet dan lainnya.

  1. Gudang barang setengah jadi

Gudang barang setengah jadi adalah tempat penyimpanan barang yang masih dalam proses manufaktur.

Contohnya, Sobat menjalankan perusahaan komputer dan selama proses produksinya, Sobat dapat menyimpan barang – barang perakitan tersebut pada gudang jenis ini.

  1. Gudang barang jadi

Gudang barang jadi atau biasa disebut hasil produksi adalah tempat penyimpanan barang yang telah selesai diproduksi.

Ketika Sobat telah selesai mengolah produk dan ingin langsung mendistribusikannya, maka dapat menggunakan gudang barang jadi.

  1. Gudang pusat sortir

Gudang pusat sortir adalah tempat dimana barang akan disortir dan dikirim berdasarkan zona atau kode pos. Oleh karena itu, biasanya gudang pusat sortir ini digunakan untuk pengiriman parcel dan surat.

  1. Gudang terminal konsolidasi

Gudang pusat konsolidasi adalah warehouse yang digunakan untuk menerima berbagai barang dari pemasok, lalu mengumpulkannya untuk didistribusikan kepada pelanggan.

Contohnya, terdapat 3 pabrik yang memproduksi barang berbeda tetapi ingin mengirimkannya kepada pelanggan yang sama. Nah, ketiga barang berbeda dari pabrik tersebut akan dikumpulkan terlebih dahulu di gudang terminal konsolidasi dan selanjutnya dikirim ke pelanggan.

  1. Gudang cross – docking

Jika menginginkan pemindahan barang dari satu truk ke truk lain maka gudang jenis cross – docking ini dapat Sobat gunakan. 

Setelah menerima barang dari supplier, pihak gudang akan mengumpulkan dan menggabungkan barang tersebut sesuai ketentuan jumlah atau jenis yang diminta oleh konsumen.

  1. Gudang break – bulk operation (transhipment)

Gudang break – bulk operation merupakan gudang dimana barang akan dipecah menjadi jumlah yang lebih kecil untuk dikirimkan ke pelanggan.

Contohnya, pabrik Sobat memproduksi barang yang dibutuhkan oleh 5 pelanggan dengan jumlah permintaan berbeda – beda. Lalu, Sobat mengirim barang produksi tersebut ke gudang transhipment untuk dipecah menjadi jumlah yang lebih kecil dan sesuai dengan permintaan pelanggan.

  1. Gudang untuk keperluan publik

Gudang publik yaitu tempat untuk menyimpan barang milik lembaga seperti pemerintah, sekolah atau kantor.

Biasanya barang yang disimpan berupa beras, barang bantuan bencana, hasil pertanian, barang furniture dan lainnya. Badan Urusan Logistik (BULOG) merupakan contoh dari jenis gudang publik.

  1. Gudang fulfillment

Gudang fulfillment adalah tempat penyimpanan yang dapat digunakan ketika barang masih dalam proses pengembalian atau biasa disebut proses reverse logistic.

Jika Sobat mengelola pesanan kecil dengan jumlah yang cukup banyak, maka dapat menggunakan gudang jenis fulfillment.

Nah, salah satu layanan gudang fulfillment yang patut Sobat coba yaitu Keeppack. Layanan Keeppack akan membantu Sobat dalam penyimpanan barang, pengelolaan dan pengiriman ke berbagai konsumen Sobat.

Keeppack memiliki lebih dari 100 gudang yang tersebar di seluruh Indonesia. Keeppack Fulfillment telah menggunakan warehouse management system dan juga bekerja sama dengan ecommerce dan layanan jasa pengiriman ternama di Indonesia. Jadi, tunggu apalagi? Yuk, coba layanan Keeppack sekarang juga dan kunjungi laman berikut ini https://keeppack.id/.

Itulah jenis – jenis gudang atau ( warehouse ) yang harus Sobat ketahui. Sekarang, Sobat dapat dengan mudah memilih jenis gudang yang tepat sesuai kebutuhan. 


Share this Post:
Posted by
Lita

Email: lita@keeppack.id

Related Posts:

Leave a Comment