Apa itu Jastip, Bisnis Tanpa Modal yang Wajib Kamu Coba!

Saat ini cukup banyak cara untuk melakukan bisnis, salah satunya dengan Jastip atau Jasa Titip. Mungkin Sobat disini juga sudah tidak asing lagi dengan istilah tersebut, karena bisnis melalui jastip itu sendiri telah banyak dilakukan oleh hampir berbagai kalangan, khususnya kaum milenial.

Namun, Sobat tahu tidak apa sih sebenarnya apa itu jastip dan bagaimana sistem kerjanya? Yuk, cari tahu jawabannya melalui artikel ini.

Apa itu Jastip?          

Jasa titip atau biasa disebut jastip adalah cara berbisnis dengan menawarkan pembelian barang kepada mereka yang tidak dapat menjangkau tempat penjual (toko). Dengan kata lain, bisnis melalui jasa titip ini tidak membutuhkan modal karena Sobat hanya membeli barang titipan saja. Namun, Sobat dapat memperoleh keuntungan dengan menaikkan harga produk.

Barang yang dilakukan melalui jastip dapat berupa makanan, baju, tas hingga barang – barang branded. Jastip juga biasa dilakukan dalam dan antar kota serta luar negeri. Jadi, ini akan mempermudah Sobat untuk dapat membeli barang tanpa harus pergi ke tempat tersebut.

Bagaimana cara kerja Jastip?

Cara kerja jastip cukup mudah, walaupun tidak membutuhkan modal tetapi Sobat diharuskan untuk dapat aktif bermedia sosial, karena media sosial akan menjadi sarana dalam menjalankan jastip tersebut. 

Nah, cara kerja yang pertama, Sobat dapat menginformasikan dibukanya jasa titip pada produk tertentu melalui media sosial. Kedua, Sobat harus mengunggah foto produk – produknya, agar pembeli dapat melihat sebelum membeli produk. Lalu, Sobat dapat menaikkan harga yang diinginkan dan telah disepakati oleh kedua pihak.

Selanjutnya, pembeli akan membayar terlebih dahulu, baru Sobat membeli barangnya. Sistem ini disebut juga dengan pre–order, dimana Sobat membeli barang ketika adanya permintaan atau pesanan saja. Terakhir, Sobat mengirimkan barang pesanan kepada pembeli. Pastikan bahwa barang yang dibeli sesuai dengan apa yang dipesan, ya!

Bagaimana memulai bisnis jastip?

Modal yang minim dan mudahnya sistem kerja, membuat jastip banyak digandrungi oleh sejumlah kalangan. Lantas, bagaimana memulai bisnis tersebut? Berikut cara yang dapat Sobat ketahui.

  1. Melakukan riset untuk target pasar

Langkah awal dalam menjalankan bisnis pastinya adalah menentukan target pasar. Sobat dapat melakukan riset terlebih dahulu untuk menentukannya, hal ini dilakukan untuk menghindari salahnya sasaran dalam berbisnis. Jika Sobat keliru dalam hal target pasar, maka bisnis Sobat tidak dapat berjalan baik.

  1. Memiliki media sosial sebagai media promosi

Langkah selanjutnya, Sobat harus memiliki media sosial untuk promosi dan menawarkan jasa titip. Nantinya, Sobat akan mengunggah berbagai foto barang jastip melalui media sosial tersebut.

Pastikan foto yang diunggah menarik, jelas dan tidak menipu (real pict). Sobat juga dapat melakukan promosi secara rutin dan menarik agar engagement pada media sosial dapat tinggi.

  1. Pastikan barang sesuai ekspektasi

Menjaga ekspektasi pembeli harus dilakukan, loh Sobat! Sesuai dengan namanya, jasa titip, maka Sobat juga memiliki tanggung jawab untuk tetap menjaga dan memastikan kualitas barang hingga sampai kepada pelanggan. Terlebih lagi, jika barang yang dibeli berasal dari luar negeri. Tahap ini memang cukup beresiko tapi sobat tidak perlu khawatir!

Sobat dapat tetap menjaga ekpektasi pelanggan dengan menggunakan layanan jasa packing dari Keeppack. Beberapa jasa ekspedisi seperti JNE, TIKI, SAP, Lion Parcel, SiCepat, Wahana, Pos Indonesia, Ninja Xpress, J&T Express, Pandu Logistics hingga Gojek telah bekerja sama dengan Keeppack, loh! Yuk, gabung bersama Keeppack di https://keeppack.id/. Keeppack bisa membantu banget bisnis jasa titip atau jastip kamu!

  1. Adanya akses dengan penyedia barang atau produk

Memiliki akses dengan penyedia barang juga cukup penting, karena jastip juga melibatkan toko penyedia produk. Salah satu contohnya, jika Sobat ingin membuka jastip khusus barang branded yang berada di luar negeri, maka alangkah baiknya untuk memiliki akses dengan penyedia produk pada toko tersebut.

  1. Tentukan harga yang sesuai

Sobat memang dapat menaikkan harga yang diinginkan pada produk jastip. Namun, pastikan harga tersebut sesuai dan tidak terlalu tinggi, agar dapat membangun loyalitas pelanggan.

Bisnis jasa titip ini worth it untuk dicoba, loh! Selain minimnya modal, bisnis jastip atau jasa titip juga banyak diminati karena cukup membantu mereka yang menginginkan barang tanpa harus repot ke tempat tersebut. Jadi, apakah Sobat sudang mengerti apa itu jastip dan tertarik untuk memulai bisnis jasa titip ini?


Share this Post:
Posted by
Lita

Email: lita@keeppack.id

Related Posts:

Leave a Comment